Warta Metropolis Surabaya — Kreativitas dan bakat pelajar di Kota Surabaya kembali mendapat ruang untuk berkembang melalui ajang “New Kreatif Banjari, Samroh dan Aneka Talenta Anak 2026”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar bidang akademik.
Ajang tersebut diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya.
Sedikitnya 175 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang tidak hanya menonjolkan kemampuan seni banjari dan samroh, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas serta keberanian tampil di hadapan publik.
Penyelenggara mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya mempersatukan berbagai kreativitas anak yang selama ini berkembang melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
“Tujuannya untuk mempersatukan kreativitas anak-anak yang ada. Jadi, ekstrakurikuler yang mereka kuasai di sekolah kita rangkum dalam ajang prestasi, yaitu New Kreatif Banjari, Samroh dan Aneka Talenta Anak,” ungkap penyelenggara.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena prestasi seorang anak tidak hanya ditentukan dari kemampuan akademik. Anak juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kepercayaan diri, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Melalui ajang tersebut, para peserta diharapkan mampu membawa pengalaman dan kreativitas yang mereka miliki tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga ke tengah masyarakat.
“Harapannya, mereka tidak pandai dalam pelajaran saja, melainkan juga pandai menghadapi dunia yang kreatif dan sanggup menunjukkan kreativitas mereka di luar sekolah,” jelasnya.
Dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, New Kreatif Banjari, Samroh dan Aneka Talenta Anak 2026 diharapkan menjadi momentum untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi generasi muda Surabaya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar tampil, berkompetisi secara positif, membangun rasa percaya diri, serta menghargai kreativitas peserta lainnya.
Antusiasme 175 peserta dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa minat pelajar terhadap seni, budaya, dan kreativitas masih sangat besar. Ke depan, ajang serupa diharapkan dapat terus digelar dan menjadi bagian dari upaya mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki talenta dan kreativitas yang mampu bersaing di luar lingkungan sekolah. (erl)