Warta Metropolis Surabaya — Kreativitas dan bakat pelajar di Kota Surabaya kembali mendapat ruang untuk berkembang melalui ajang “New Kreatif Banjari, Samroh dan Aneka Talenta Anak 2026”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar bidang akademik.
Ajang tersebut diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Surabaya.
Sedikitnya 175 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang tidak hanya menonjolkan kemampuan seni banjari dan samroh, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas serta keberanian tampil di hadapan publik. (Baca Berita Selengkapnya)
Mahasiswa Surabaya Serukan Jaga Keamanan, Dorong Ekonomi Jawa Timur Makin Tumbuh
Warta Metropolis Surabaya — Stabilitas keamanan dinilai menjadi salah satu kunci penting untuk menjaga roda perekonomian tetap bergerak. Hal tersebut disampaikan Forum Mahasiswa Ekonomi Progresif Surabaya yang menyatakan komitmennya untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di Jawa Timur.
Ketua Forum Mahasiswa Ekonomi Progresif Surabaya, Amru, menegaskan bahwa kondisi keamanan yang aman dan kondusif akan memberikan ruang lebih luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha untuk mengembangkan aktivitas ekonomi.
Menurutnya, sektor UMKM, dunia usaha hingga investor membutuhkan kepastian dan lingkungan yang stabil agar dapat menjalankan kegiatan secara optimal. Karena itu, menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan pemuda. (Baca Berita Selengkapnya)
Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menegaskan komitmennya memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 7.380 siswa SMA/SMK/MA sederajat menerima bantuan pendidikan yang menyasar keluarga miskin, prasejahtera, anak yatim maupun piatu, serta masyarakat dalam kelompok desil kesejahteraan 1 hingga 5 sesuai Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 80 Tahun 2025.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Gelanggang Remaja Surabaya, Jumat (10/7/2026). Selain paket perlengkapan sekolah berupa seragam putih abu-abu, seragam pramuka, sepatu, dan kaus kaki. Pemkot Surabaya juga memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp350 ribu per bulan bagi siswa yang bersekolah di SMA/SMK/MA swasta. (Baca Berita Selengkapnya)
Pengabdian Mahasiswa FIKOM UC Kuatkan Misi Yayasan dalam Pendampingan Anak
Warta Metropolis Sidoarjo — Sinergi antara dunia pendidikan dan yayasan sosial menjadi kunci dalam mendukung tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Wujud kolaborasi tersebut terlihat dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Ciputra melalui program bertajuk “Smiles & Giggles with St. Beatrix” di Panti Asuhan & Susteran Santa Beatrix Tropodo, Kabupaten Sidoarjo, pada Sabtu, 6 Desember 2025.
Kegiatan ini selaras dengan misi Yayasan Santa Beatrix dalam mendampingi anak-anak agar bertumbuh tidak hanya secara akademis, tetapi juga dari sisi sosial, emosional, dan karakter. Sebanyak 28 anak dengan latar belakang usia dan pendidikan yang beragam mengikuti rangkaian kegiatan yang difokuskan pada penguatan etika komunikasi, empati, dan rasa saling menghargai.(Baca Berita Selengkapnya)
Turnamen Mini Soccer Meriahkan HUT ke-80 RI, SDN 3 Bayem Raih Juara Pertama
Warta Metropolis Kasembon – Suasana semarak terasa di Lapangan Desa Bayem, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, pada 19–20 Agustus 2025. Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, digelar Turnamen Mini Soccer tingkat SD/MI se-Kecamatan Kasembon yang diikuti oleh puluhan siswa dengan penuh antusiasme.
Kegiatan ini menghadirkan 25 tim dari 25 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah yang tersebar di wilayah Kecamatan Kasembon. Seluruh peserta menampilkan permainan terbaik mereka, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai sarana pembinaan bakat olahraga sejak usia dini. (Baca Berita Selengkapnya)
Bupati Kab. Mojokerto Gus Bara Menyerahkan Ijasah Kesetaraan Paket A,B, dan C Kepada 173 Peserta Didik Tahun Ajaran 2024-2025 di SPNF SKB Gedeg, Mojokerto
Warta Metropolis Mojokerto, Sebanyak 173 peserta didik kesetaraan Paket A, B dan C diserahkan ijasahnya oleh Bupati Mojokerto Gus bara.
Sementara itu ketua panitia sekaligus kepala SPNF SKB Mojokerto dalam sambutannya mengatakan, "bahwa di SKB saat ini memiliki banyak program pemerintah yang semuanya menunjang kreatifitas siswa kami, untuk kelulusan paket A sebanyak 9 siswa paket B 36 siswa paket C sebanyak 128 siswa dan lulus 100 persen," terangnya. (Baca Berita Selengkapnya)
KELULUSAN SDN JEMBER LOR 01
Warta Metropolis Jember, Setiap proses pasti ada akhirnya, pun juga dengan penilaian dan nilai yang di raih, dan tentu moment pengumuman adalah satu hal yang paling ditunggu oleh semua pihak, karena dari situ, bisa diukur atau bisa dijadikan parameter institusi tersebut. Kelulusan dari jenjang paling dasar sampai yg paling tinggi, tentu merupakan hala yang dinanti.
Senin (2/6/25) adalah moment yang dinanti seluruh siswa Sekolah Dasar tak terkecuali di SDN Jember Lor 01, pengumuman tersebut ditunggu seluruh siswa siswi, wali murid dan tentu juga pihak Sekolah. Tepat pada pukul 10.00, pihak Dinas Pendidikan mengirimkan data kelulusan tersebut yang langsung disampaikan ke para siswa yang sudah berdebar menunggu dari pagi. (Baca Berita Selengkapnya)
Lepas Pisah Siswa Siswi SDN Jember Lor 01
Warta Metropolis Jember, Ada saatnya bertemu , ada saat nya berpisah. Pun dengan anak sekolah, ada saat nya mereka memasuki gerbang sekolah . ada saatnya mereka harus kembali ke orang tua untuk meneruskan langkah. Siswa siswi SDN Jember Lor 01 , yang sudah merampungkan masa belajarnya selama 6 tahun, mereka harus mengakhiri masa pendidikan di Sekolah Dasar nya , dan harus melanjutkan ke jenjang berikutnya. Anak-anak yang dulunya datang ke sekolah ada yang malu- malu, da yang masih nangisan, ada yang masih nempel terus sama ortu, ini harus meninggal kan sekolah nya.
Lepas pisah ini mengambil tema “Colourfull Farewel” yang dimaknai perpisahan dengan beragam warna, karena penuh warna nya anak-anak selama 6 tahun ini, tentu tak kan mudah untuk dilupakan bagi anak-anak maupun pihak sekolah , selama 6 tahun pasti tercipta banyak kenangan indah, persahatan yang baik satu sama lain dan kenangan yang tak mudah untuk dilupakan. (Baca Berita Selengkapnya)