Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Kolaborasi Pemkot Surabaya, Kejati Jatim dan BPN Berhasil Selamatkan Aset Senilai Rp1 Triliun
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pengamanan dan kepastian hukum atas aset daerah. Sepanjang Januari hingga 21 September 2026, aset tanah yang berhasil disertipikasi mencapai Rp992.744.896.600 atau hampir Rp1 triliun, dengan total luas sekitar 329.098 meter persegi.
Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkot Surabaya dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) dan Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat proses sertipikasi aset pemerintah daerah.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengamanan aset menjadi salah satu concern Pemkot Surabaya. Sebab, aset pemerintah merupakan kekayaan negara yang harus dijaga sekaligus dioptimalkan pemanfaatannya untuk masyarakat.
"Alhamdulillah selama tahun 2026 ada penyerahan sertipikat yang kalau ditotal nilai anggarannya itu Rp992.744.896.600. Ini bukan angka yang kecil, tapi itulah bukti kolaborasi yang luar biasa yang dipimpin Pak Kajati, sehingga aset negara kembali lagi hampir Rp1 triliun," ujar Wali Kota Eri saat menyerahkan penghargaan di Kantor Kejati Jatim, Selasa (22/9/2026). (Baca Berita Selengkapnya)
Lomba Kampung Pancasila Surabaya 2026 Dimulai, 1.360 RW Menuju 200 Besar dan 35 Terbaik
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi meluncurkan Lomba Kampung Pancasila 2026 pada Kamis (17/9/2026) malam. Kompetisi yang melibatkan 1.360 RW di 153 kelurahan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat gotong royong, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Lomba Kampung Pancasila menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, gotong royong dan sikap saling membantu merupakan kekuatan yang perlu terus dijaga di tengah masyarakat.
"Tujuan Lomba Kampung Pancasila itu adalah kembali lagi mengutamakan gotong royong seperti filosofi Pancasila. Saya berharap dengan kembali kepada Kampung Pancasila ini, maka gotong royong, saling tolong menolong dan menjaga dilakukan di Kota Surabaya," kata Wali Kota Eri usai Launching Lomba Kampung Pancasila di Balai Kota Surabaya, Kamis (17/9/2026) malam. (Baca Berita Selengkapnya)
SRC 2026 Diikuti 33 Cabor, Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Surabaya mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Salah satunya melalui Surabaya Rising Champion (SRC) 2026 yang menjadi ajang menjaga konsistensi performa atlet sekaligus simulasi menuju Porprov.
SRC 2026 resmi dibuka Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (13/9/2026) malam. Tahun ini, SRC diikuti atlet dari 33 cabang olahraga (cabor), meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang hanya mempertandingkan 10 cabor.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan mengembangkan prestasi. (Baca Berita Selengkapnya)
Aset Rp124 Miliar Kembali ke Pemkot Surabaya, Disiapkan untuk Dongkrak Ekonomi dan Kesejahteraan Warga
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memperkuat komitmennya dalam mengamankan dan menyelamatkan aset negara untuk kepentingan masyarakat. Yang terbaru, Pemkot Surabaya dengan pendampingan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur berhasil memulihkan aset berupa lahan seluas 96.932 meter persegi di Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri.
Aset tersebut memiliki nilai sekitar Rp124.068.970.000. Pemulihan aset ditandai dengan penyerahan Sertipikat Hak atas Tanah kepada Pemkot Surabaya sekaligus pemberian penghargaan di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa (8/9/2026).
Lahan yang berhasil diamankan tersebut mencakup sejumlah fasilitas publik, yakni Taman Hutan Raya (Tahura) Jeruk, Puskesmas, dan Waduk Jeruk. Sebelumnya, aset tersebut sempat diklaim dan dikuasai oleh pihak lain selama puluhan tahun. (Baca Berita Selengkapnya)
43,2 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Pemkot Surabaya Bidik Peredaran di 31 Kecamatan
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat strategi pemberantasan peredaran rokok ilegal dengan memperluas pengawasan hingga tingkat kecamatan. Pola operasi yang sebelumnya dilakukan melalui tim gabungan, akan dikembangkan menjadi pengawasan berbasis wilayah di 31 kecamatan.
Langkah ini disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Jawa Timur I dan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) B Sidoarjo. Skema tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak titik penjualan, termasuk lokasi yang selama ini belum terpantau.
Penguatan tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan pemusnahan 43.248.147 batang rokok ilegal senilai sekitar Rp64.223.498.295 pada Rabu, 26 Agustus 2026. Pemusnahan secara simbolis berlangsung di halaman Balai Kota Surabaya, sedangkan seluruh barang bukti dimusnahkan di fasilitas pengelolaan limbah PT PRIA, Kabupaten Mojokerto. (Baca Berita Selengkapnya)
Program Pisang Danor Jadi Strategi Surabaya Kurangi Sampah dan Tekan Biaya TPA
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumbernya melalui program Pemilahan Sampah Anorganik dan Organik (Pisang Danor). Program tersebut bertujuan untuk mendorong masyarakat, khususnya di tingkat rumah tangga, agar memilah dan mengolah sampah sebelum dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA).
Program Pisang Danor telah resmi diluncurkan di Graha YKP, Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya, pada Rabu (5/8/2026) lalu. Program berbasis edukasi publik itu diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kota Surabaya berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengurangan sampah perlu dimulai dari perubahan perilaku masyarakat di lingkungan masing-masing. Menurut dia, sampah organik menjadi salah satu jenis sampah yang paling banyak dihasilkan dan berpotensi diolah sejak dari rumah. (Baca Berita Selengkapnya)
SGE 2026 Catat Transaksi Rp7,75 Miliar, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Warta Metropolis Surabaya, Surabaya Great Expo (SGE) 2026 mencatat perputaran ekonomi Rp7,751 miliar selama lima hari penyelenggaraan. Pameran yang berlangsung di Exhibition Hall Grand City Surabaya pada 5-9 Agustus 2026 tersebut tidak hanya menjadi ruang transaksi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem usaha melalui pemasaran produk, legalitas, jejaring bisnis, hingga pembukaan peluang pasar yang lebih luas.
Penyelenggaraan SGE ke-15 mencatat 48.022 pengunjung. Dari total perputaran ekonomi tersebut, transaksi langsung mencapai Rp5,05 miliar, sedangkan potensi transaksi bisnis tidak langsung sebesar Rp2,701 miliar. Capaian itu melampaui target awal Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang memproyeksikan transaksi Rp7 miliar dengan jumlah pengunjung sekitar 47.650 orang selama lima hari.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, kebutuhan terhadap ruang pemasaran bagi UMKM terlihat dari akumulasi transaksi SGE selama empat tahun terakhir. Sepanjang 2022-2025, SGE mencatat perputaran transaksi lebih dari Rp30,3 miliar. Dalam periode yang sama, sekitar 370 UMKM binaan Pemkot Surabaya telah difasilitasi melalui kegiatan tersebut. (Baca Berita Selengkapnya)
Raih Dua Penghargaan Nasional, Surabaya Buktikan Satu Data NIK Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Warta Metropolis Surabaya, Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam membangun sistem Satu Data berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) mulai menunjukkan dampak yang semakin luas. Integrasi data kependudukan tidak hanya memperkuat akurasi pelayanan publik dan penyaluran bantuan sosial, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Capaian tersebut mengantarkan Pemkot Surabaya meraih dua penghargaan nasional pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 3-4 Agustus 2026.
Surabaya meraih Dukcapil Prima Award dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk kategori kabupaten/kota berpenduduk besar. Selain itu, Kota Pahlawan juga berhasil meraih Peringkat Pertama Nasional Capaian Face Recognition (FR) Perlindungan Sosial (Perlinsos) pada Perlinsos Dukcapil Prima Award 2026, sekaligus masuk dalam 10 besar nasional capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Baca Berita Selengkapnya)
Sukses Tekan Bansos Salah Sasaran, Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya Hampir 100 Persen
Warta Metropolis Surabaya, Kota Surabaya mencatat capaian hampir 100 persen dalam uji coba pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital 2026. Sebagai salah satu dari 42 daerah percontohan nasional, Surabaya berhasil menyelesaikan pendataan hingga 99,94 persen sekaligus memperbaiki akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) dengan menekan kesalahan sasaran penerima.
Program yang berlangsung pada 20 Juni hingga 7 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari transformasi nasional sistem perlindungan sosial berbasis digital. Melalui integrasi data lintas kementerian dan lembaga, proses verifikasi penerima bantuan kini memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta teknologi pengenalan wajah (face recognition).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, penerapan Perlinsos Digital menjadi langkah penting dalam membangun sistem perlindungan sosial yang lebih cepat, akurat, dan transparan. (Baca Berita Selengkapnya)
Peringatan HAN 2026, Pemerintah Pusat Apresiasi Komitmen Surabaya Penuhi Hak dan Lindungi Anak
Warta Metropolis Surabaya, Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memenuhi sekaligus melindungi hak anak mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menilai Surabaya berhasil membangun ekosistem ramah anak melalui kolaborasi lintas sektor, penguatan keluarga, hingga pemberian ruang partisipasi bagi anak.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kota Surabaya bertema "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan Anak Surabaya Hebat" di Balai Pemuda Surabaya, Rabu (29/7/2026). (Baca Berita Selengkapnya)
75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin
Warta Metropolis Surabaya, Sebanyak 75 anak di Kota Surabaya resmi memperoleh kepastian hukum atas status perwaliannya melalui Program Pengangkatan Perwalian Anak Serentak dan Terintegrasi. Program yang diinisiasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur itu terlaksana berkat kolaborasi Kejaksaan Negeri, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Tinggi Agama, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Melalui penetapan perwalian, hak-hak dasar anak, mulai dari administrasi kependudukan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga perlindungan sosial, kini memiliki dasar hukum yang jelas.
Salinan penetapan perwalian secara simbolis diserahkan Wakil Kepala Kejati Jawa Timur Luhur Istighfar, kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dalam acara di Convention Hall Arief Rahman Hakim, Surabaya, Kamis (16/7/2026). (Baca Berita Selengkapnya)
Pemkot Surabaya Ajak Warga Manfaatkan Perlinsos Digital 2026 untuk Validasi Bantuan Sosial
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengintensifkan pelaksanaan pendaftaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital sebagai bagian dari program percontohan nasional. Melalui program ini, pemerintah berupaya mempercepat proses validasi data penerima bantuan sosial (bansos) sekaligus memastikan penyaluran bantuan lebih tepat sasaran melalui pemanfaatan sistem data yang terintegrasi.
Penunjukan Kota Surabaya sebagai salah satu dari 42 daerah percontohan Perlinsos Digital 2026 menandai babak baru dalam transformasi sistem perlindungan sosial di Indonesia. Program ini mengintegrasikan berbagai basis data kementerian dan lembaga dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta teknologi pengenalan wajah (face recognition) untuk memverifikasi kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih akurat dan real time.
Melalui penerapan sistem tersebut, proses verifikasi yang selama ini memerlukan waktu berbulan-bulan diharapkan dapat dipangkas secara signifikan menjadi sekitar 15 hingga 45 menit. Hasil verifikasi akan langsung menunjukkan tingkat kelayakan seseorang sebagai penerima bantuan sosial. (Baca Berita Selengkapnya)
Pemkot Surabaya Raih Penghargaan RTLH Tertinggi, Target Tuntaskan 7.196 Rutilahu pada 2027
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Upaya tersebut dijalankan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Atas komitmen tersebut, Pemkot Surabaya berhasil meraih Penghargaan Terbaik I Kategori Pemerintah Daerah dengan Dukungan APBD Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tertinggi dalam ajang Expo Konstruksi Jawa Timur 2026 yang digelar di Grand City Convex Hall, Selasa (9/6/2026).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pembangunan Kota Pahlawan tidak dapat hanya mengandalkan APBD. Karena itu, pemkot terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung percepatan pelaksanaan program Rutilahu. Kolaborasi tersebut melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Yayasan Buddha Tzu Chi, Ciputra, Pakuwon, Baznas Surabaya, Bangga Surabaya Peduli, dan Nurul Hayat. (Baca Berita Selengkapnya)
Pemkot Surabaya Ajak Warga Beralih ke Parkir Digital, Pembayaran Makin Mudah dan Transparan
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperluas penerapan parkir digital, baik di tepi jalan umum (TJU) maupun di area parkir halaman persil. Upaya ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan sistem parkir yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah digunakan melalui berbagai pilihan metode pembayaran non-tunai.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, digitalisasi parkir menjadi salah satu program yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Karena itu, Pemkot Surabaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus mendorong implementasi sistem parkir non-tunai sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan publik berbasis teknologi.
"Kami bersama Forkopimda Kota Surabaya terus berupaya menjawab kebutuhan dan keinginan warga. Salah satunya melalui penerapan parkir digital berbasis non-tunai yang menjadi harapan masyarakat Surabaya," ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Rabu (27/6/2026). (Baca Berita Selengkapnya)
Lebih Adil dan Transparan! SPMB Surabaya 2026 Hadir dengan Sistem Terintegrasi Adminduk
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen melaksanakan tata kelola Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 secara transparan, objektif, akuntabel, dan inklusif. Untuk mendukung kemudahan akses informasi dan layanan kepada masyarakat, Pemkot Surabaya juga membuka posko SPMB di seluruh SD dan SMP Negeri.
Pelaksanaan SPMB 2026/2027 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru. Ketentuan tersebut diperkuat melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0301/C/HK.04.01/2026 tentang SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto menegaskan, seluruh anak usia sekolah di Kota Pahlawan dipastikan memperoleh akses pendidikan. Hal itu didukung kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta untuk menampung seluruh lulusan SD sesuai arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Baca Berita Selengkapnya)
Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir
Warta Metropolis Surabaya, Ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menuntaskan persoalan banjir dan genangan di wilayah Surabaya Selatan dan Timur mulai menunjukkan hasil nyata. Sejak Januari 2026, tiga rumah pompa baru telah beroperasi sebagai bagian dari strategi penguatan sistem pengendalian banjir.
Tiga rumah pompa tersebut berada di kawasan Margorejo Indah, Dukuh Menanggal, dan Ahmad Yani. Masing-masing memiliki kapasitas 6,5 meter kubik per detik dan dilengkapi tiga unit pompa serta screen penyaring sampah untuk mendukung percepatan aliran air.
Saat meninjau Rumah Pompa Dukuh Menanggal pada Senin (4/5/2026), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, penanganan banjir di wilayah selatan dan timur menjadi salah satu prioritas pemkot yang ditargetkan tuntas pada tahun ini. (Baca Berita Selengkapnya)
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat kenaikan kunjungan wisata sebesar 12,5 persen selama pelaksanaan Surabaya Vaganza 2026 yang digelar pada Sabtu (16/5/2026) malam. Selain meningkatkan jumlah wisatawan, event tahunan dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu juga mendongkrak kenaikan okupansi hotel hingga sekitar 4 persen.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa peningkatan kunjungan wisata tersebut menjadi indikator bahwa sektor pariwisata Kota Pahlawan terus bergerak dan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah. "Ini menunjukkan kunjungan wisata meningkat sekitar 12,5%, sementara tingkat okupansi hotel naik sekitar 4%," kata Wali Kota Eri Cahyadi pada Sabtu (16/5/2026) malam. (Baca Berita Selengkapnya)
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
Warta Metropolis Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat untuk menikmati kemeriahan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Sepanjang April hingga Juni 2026, Kota Pahlawan akan menjadi panggung berbagai atraksi mulai dari festival budaya, sport tourism, wisata malam, hingga geliat ekonomi kreatif yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Perayaan HJKS 2026 juga menjadi momentum bagi Kota Surabaya untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berbasis event di tingkat nasional. Penguatan tersebut ditandai dengan masuknya dua agenda unggulan, Festival Rujak Uleg (Rujak-Phoria) dan Surabaya Vaganza (Festival of Lights), ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan capaian tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan identitas dan daya tarik Kota Pahlawan kepada wisatawan yang datang dari berbagai daerah maupun luar negeri. (Baca Berita Selengkapnya)
Tak Perlu ke Luar Negeri! Program Medical Tourism Surabaya Siap Layani Pasien Domestik hingga Internasional
Warta Metropolis Surabaya, Kota Surabaya resmi meluncurkan program medical tourism atau wisata medis sebagai alternatif layanan kesehatan terintegrasi bagi masyarakat Indonesia tanpa harus berobat ke luar negeri. Program ini menghadirkan paket layanan komprehensif yang mencakup konsultasi, penjemputan dari bandara, tindakan medis seperti medical check-up (MCU) atau operasi, hingga wisata pemulihan.
Peluncuran medical tourism tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 yang digelar di Halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (21/4/2026). Program ini mengintegrasikan delapan rumah sakit di Kota Pahlawan yang telah mengantongi sertifikasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. (Baca Berita Selengkapnya)
Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW
Warta Metropolis Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengakselerasi penguatan nilai-nilai gotong royong melalui program Kampung Pancasila dengan melibatkan pemuda dan 12.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendampingi 1.361 Rukun Warga (RW). Langkah ini ditempuh sebagai upaya menghidupkan solidaritas sosial di tingkat kampung yang selama ini menjadi fondasi Kota Pahlawan.
Pelibatan ribuan ASN dan pemuda ini menjadi bagian dari strategi pemkot untuk memastikan implementasi nilai-nilai Pancasila berjalan konkret di tingkat akar rumput. Namun, pemkot menyadari, upaya tersebut tidak mungkin berjalan efektif tanpa dukungan masyarakat, termasuk elemen sosial lainnya.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat launching Kampung Pancasila 2026 di RW 2 Krembangan Bhakti, Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini turut diikuti tokoh lintas agama, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan dan mahasiswa, serta perwakilan dari 1.361 RW secara daring. (Baca Berita Selengkapnya)